Senin, 13 Januari 2014

Peranan Indonesia dalam PBB

Republik Indonesia tidak hanya menerima bantuan dari PBB akan tetapi sebagai anggota PBB Indonesia juga berperan aktif baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap PBB, yakni sebagai berikut : a) Secara tidak langsung, Indonesia ikut menciptakan perdamaian dunia ,melalui kerjasama dalam konfrensi Asia Afrika, ASEAN, maupun gerakan non blok. b) Secara langsung yakni Indonesia mengirimkan Kontingen Garuda disingkat KONGA atau Pasukan Garuda. Pasukan Garuda adalah Pasukan Tentara Nasional Indonesia yang ditugaskan sebagai pasukan perdamaian dinegara lain. Indonesia mulai turut serta mengirim pasukannya sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB sejak 1957. Berikut ini daftar nama Kontingen Garuda yang dikirim Indonesia : • Kontingen Garuda I, Kontingen Garuda I dikirim pada 8 Januari 1957 ke Mesir ; • Kontingen Garuda II, Kontingen Garuda II dikirim ke Kongo pada 1960 ; • Kontingen Garuda III, Kontingen Garuda III dikirim ke Kongo pada 1962 ; • Kontingen Garuda IV, Kontingen Garuda IV dikirim ke Vietnam pada 1973 ; • Kontingen Garuda V, Kontingen Garuda V dikirim ke Vietnam pada 1973 ; • Kontingen Garuda VI, Kontingen Garuda VI dikirim ke Timur tengah pada 1973 ; • Kontingen Garuda VII, Kontingen Garuda VII dikirim ke Vietnam pada 1974 ; • Kontingen Garuda VIII, Kontingen Garuda VIII dikirim dalam rangka misi perdamaian PBB di Timur tengah paska perang yom kippur antara Mesir dan Israel ; • Kontingen Garuda IX, Kontingen Garuda IX dikirim ke Iran – Irak pada 1988 ; • Kontingen Garuda X, Kontingen Garuda X dikirim ke Namibia pada 1989 ; • Kontingen Garuda XI, Kontingen Garuda XI dikirim ke Kuwait pada 1992 ; • Kontingen Garuda XII, Kontingen Garuda XII dikirim ke Boja pada 1922 ; • Kontingen Garuda XIII, Kontingen Garuda XIII dikirim ke Somalia pada 1992 ; • Kontingen Garuda XIV, Kontingen Garuda XIV dikirim ke Bosnia – Herzegovina pada 1993 ; • Kontingen Garuda XV, Kontingen Garuda XV dikirim ke Georgia pada 1994 ; • Kontingen Garuda XVI, Kontingen Garuda XVI dikirim ke Mozambik pada 1994 ; • Kontingen Garuda XVII, Kontingen Garuda XVII dikirim ke Filipina pada 1994 ; • Kontingen Garuda XVIII, Kontingen Garuda XVIII dikirim ke Tajikistan pada November 1997 ; • Kontingen Garuda XIX, Kontingen Garuda XIX dikirim ke Sierra Leone pada 1999 – 2002 ; • Kontinge Garuda XX, Kontingen Garuda XX dikirim ke Bungo, Kongo pada September 2003 dan bertugas selama 1 tahun ; • Kontingen Garuda XXI, Kontingen Garuda XXI merupakan kontribusi TNI dalam misi perdamaian PBB di Liberia ( UNMIL ) ; • Kontingen Garuda XXII, Kontigen Garuda XXII merupakan kontribusi TNI dalam misi perdamaian PBB di Sudan ( UNMIS ) ; • Kontingen Garuda XIII, Kontingen Garuda XIII bertugas sebagai bagian dari pasukan perdamaian PBB di Libanon ( UNMIL ) ; • Kontingen Garuda XIV, bertugas di Nepal. Kontingen Garuda XIV merupakan kontribusi TNI dalam rangka oerdamaian PBB di Nepal ( UNMIN ) ; • Kontingen Garuda XV, Berdasarkan frago ( fragmentery order )nomor 10 – 10 – 08 tanggal 30 Oktober 2008, penambahan Kontingen Indonesia dalam rangka misi perdamaian dunia di Libanon selatan ; • Kontingen Garuda XVI, menyusul keberhasilan penugasan Kontingen Garuda XXIII bersama dengan UNIFIL , sekaligus dalam rangka memperbesar peran serta Indonesia dalam memelihara perdamaian di Libanon selatan dan atas permintaan PBB ; • Kontingen Garuda Indonesia XVII, Kontingen Garuda XVII – 1 tergabung dalam misi UNAMID di Darfur bertugas sejak tanggal 21Agustus 2008 sampai dengan tanggal 21 Agustus 2009 dalam satgas milobs. c) Pada tahun 1985 Indonesia membantu PBB yakni memberikan bantuan pangan ke Ethiopia pada waktu dilanda bahaya kelaparan. Bantuan tersebut disampaikan pada peringatan hari ulang tahun FAO ke – 40. d) Indonesia pernah dipilih sebagai anggota tidak tetap dewan keamanan PBB pada tahun 1973 – 1974. e) Peran serta Indonesia dalam rangka mewujudkan perdamaian dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. f) Indonesia telah berpartisipasi dalam 4 operasi pemeliharaan perdamaian PBB ( UNPKO ) sejak UNEF ( Un Emergency Forces ) di Sinai tahun 1957. g) Penyumbang pasukan / polisi / troops / police ( contributing country )dengan jumlah personil sebanyak 1.618. saat ini Indonesia terlibat aktif UNPKO yang tersebar di 5 negara. h) Pengiriman PKD dibawah bendera PBB menunjukkan komitmen kuat bangsa Indonesia sebagai bangsa yang cinta damai. i) Indonesia menyatakan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Mesir segera mengadakan sidang menteri luar negri negara – negara Liga Arab pada 18 November 1946. Mereka meenetapkan tentang pengakuan kemerdekaan RI sebagai negara merdeka dan berdaulat penuh. Pengakuan tersebut adalah pengakuan de jure menurut hukum internasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar